Trend naik IHSG masih bertahan (?)
Selamat siang...
IHSG kembali mencetak rekor baru di hari ini. Minimnya sentimen negatif ditambah dengan aliran dana yang masih terus masuk ke bursa, telah membuat IHSG kembali mencetak rekor tertinggi yang baru, diatas rekor lama 4528. Jika kenaikan ini berlanjut, resisten IHSG berikutnya untuk IHSG ada di 4550-4560.
Padahal, beberapa sentimen negatif terlihat masih terus membayangi. Korea Utara kembali melakukan uji coba nuklir. Selain itu, Dow Futs cenderung bergerak pada teritori negatif menjelang ECOFIN, pertemuan menteri keuangan dari negara-negara Uni Eropa.
IHSG terlihat menguat sejak pagi akibat aksi beli yang dilakukan pada saham PGAS. Posisi Yen yang terus melemah terhadap US$, membuat pelaku pasar berspekulasi bahwa emiten ini bakal mencatatkan laba kurs. Pada laporan keuangan 3Q2012, PGAS memiliki hutang dalam mata uang Yen sebanyak 517 juta.
Pemodal asing juga terlihat kembali melakukan aksi beli secara agresif. Hingga siang hari ini, aksi pemodal asing di pasar reguler sudah melewati angka Rp 200 miliar. Pada total market, asing terlihat dalam posisi net sell karena ada transaksi pasar nego dari right saham CENT dengan nilai Rp 215 miliar.
Aksi beli pemodal asing yang terus terjadi, sepertinya bisa membuat IHSG membatalkan signal negatif yang sempat muncul pada hari Jumat, terus melaju menuju 4550 untuk jangka pendek. Akan tetapi, posisi indeks Dow Jones Industrial yang semakin mendekati rekor di 14198 sepertinya juga membuat kita agar ragu, apakah IHSG kali ini bisa terus melanjutkan trend naik tanpa adanya konsolidasi yang berarti.
Jika trend IHSG kuat tanpa konsolidasi, rekomendasi Spekulatif Buy masih kami berikan pada saham-saham BBRI, BMRI, ASII, dan SMGR. Saham-saham sektor properti, seperti ASRI dan SSIA, tetap menjadi pilihan untuk saham lapis ketiga.
Wish All of You, Luck & Success.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar